MODUL BOTANI TUMBUHAN RENDAH
GANGGANG COKLAT(Phaeophyta)
GANGGANG COKLAT(Phaeophyta)
adapted from ade untoro, cs
1. Latar Belakang
Kalau kita amati makhluk hidup disekitar kita baik tumbuhan maupun hewan akan tampak adanya jumlah jenis yang banyak. Apalagi dari Divisio Phaeophyta, dimana jumlah spesies yang ada sangat banyak. Oleh karena itulah kami kelompok 9 (sembilan) membuat sebuah karya berupa modul yang penulisannya bertujuan:
Agar kita mengetahui klasifikasi dari ganggang coklat (phaeophyta)
Agar kita mengetahui pengertian secara umum ganggang coklat(phaeophyta)
Agar kita mengetahui ciri-ciri umum ganggang coklat (phaeophyta)
Agar kita mengetahui perkembangbiakan ganggang coklat (phaeophyta)
Agar kita mengetahui daur hidup ganggang coklat (phaeophyta)
Agar kita mengetahui contoh-contoh dari ganggang coklat (phaeophyta)
Mudah-mudahan dengan modul ini bisa menambah pengetahuan kita pada Divisio Phaeophyta.
2. Isi
a.Pengertian dan Habitat
Ganggang coklat atau Phaeophyceae adalah adalah salah satu kelas dari dari ganggang berdasarkan zat warna atau pigmentasinya. Pigmen yang lebih dominan adalah pigmen xantofil yang menyebabkan ganggang berwarna coklat. Pigmen lain yang terdapat dalam Phaeophyceae adalah klorofil dan karoten. Sebagian besar Phaeophyceae terdapat dilaut, hanya ada tiga jenis saj yang hidup di air tawar dan jenis-jenis ini merupakan jenis yang langka. Phaeophyceae banyak terdapat didaerah yang beriklim dingin. Alga ini banyak mendominasi bagian lateral daerah artik dan antartik. Walaupun demikian, ada jenis-jenis lainnya yang hidup didaerah tropic dan subtropik. Sebagian besar dari phaeophyceae hidup melekat pada subtract karang dan lainnya. Beberapa diantaranya hidup sebagai epifit.
b.Struktur Tubuh
Semua jenis dari Phaeophyceae selalau bersael banyak (multiseluler), umumnya mikroskopis dan mempunyai bentuk tertentu.
c.Struktur Sel
Umumnya dapat ditemukan adanya dinding sel, yang tersusun dari tiga macam polimer, yaitu : selulosa, asam aginat, fukan dan fukoidin. Dimana algin dan fukoidin lebih kompleks dari selulosa dan gabungan dari keduanya membentuk fikokoloid. Kadang-kadang dinding selnya juga mengalami pengapuran. Inti selnya berinti tunggal, bagian pangkal berinti banyak. Kloroplas dengan berbagai macam bentuk, ukuran dan jumlah. Ganggang coklat ini memiliki pigmen klorofil a dan c, ? karoten dan mengandung xantofil (Fukoxantin yang terdiri dari violaxantin, flavoxantin, neofukoxantin a dan neofukoxantin b. selain itu ganggang coklat memiliki cadangan makanan berupa laminaria , sejenis karbohidrat yang meyerupai dekstrin yang lebih dekat dengan selulosa daripada zat tepung. Selain laminarin juga ditemukan manitol, minyak dan zat-zat yang lainnya.
3. Perkembang Biakan Dan Pergiliran Keturunan
perkembang biakan pada bangsa gnggang coklat ini terjadi secara vegetatif, sporik dan gametik. Perkembang biakan secara vegetatif dengan fragmentasi, perkembang biakan secara sporik dengan membentuk zoospora, dan perkembang biakan secara gametik dengan proses pembentukan gamet menjadi zoogamet dengan isogami, anisogami dan oogami. Sedangkan pergiliran keturunan pada bangsa ganggang coklat, antara lain sebagai berikut :
Tumbuhan ? gametongia ? meiosis ? gamet + gamet ? fertilisasi ? zigot ? tumbuhan
4. Kesimpulan
Ganggang coklat atau Phaeophyceae adalah adalah salah satu kelas dari dari ganggang berdasarkan zat warna atau pigmentasinya.
Alga ini banyak mendominasi bagian lateral daerah artik dan antartik. Walaupun demikian, ada jenis-jenis lainnya yang hidup didaerah tropic dan subtropik. Sebagian besar dari phaeophyceae hidup melekat pada subtract karang dan lainnya. Beberapa diantaranya hidup sebagai epifit.
Semua jenis dari Phaeophyceae selalau bersael banyak (multiseluler), umumnya mikroskopis dan mempunyai bentuk tertentu.
Umumnya dapat ditemukan adanya dinding sel, yang tersusun dari tiga macam polimer, yaitu : selulosa, asam aginat, fukan dan fukoidin.
Ganggang coklat ini memiliki pigmen klorofil a dan c, ? karoten dan mengandung xantofil (Fukoxantin yang terdiri dari violaxantin, flavoxantin, neofukoxantin a dan neofukoxantin b.
Inti selnya berinti tunggal, bagian pangkal berinti banyak. Kloroplas dengan berbagai macam bentuk, ukuran dan jumlah.
ganggang coklat memiliki cadangan makanan berupa laminaria , sejenis karbohidrat yang meyerupai dekstrin yang lebih dekat dengan selulosa daripada zat tepung. Selain laminarin juga ditemukan manitol, minyak dan zat-zat yang lainnya.
perkembang biakan pada bangsa gnggang coklat ini terjadi secara vegetatif, sporik dan gametik.
Sedangkan pergiliran keturunan pada bangsa ganggang coklat, antara lain sebagai berikut : Tumbuhan ? gametongia ? meiosis ? gamet + gamet ? fertilisasi ? zigot ? tumbuhan
DAFTAR PUSTAKA
Anonymous. 2007. Chrysophyta.http//:www.microbewiki.kenyon.edu. di akses tanggal 28 September 2007
Anonymous. 2007. Ganggang Keemasan.http//:www.wikipedia.org. di akses tanggal 28 September 2007
Morris. 1967 dalam Majangkum (1999). Kajian Kepelbagaian Alga Marin di Perairan Pantai Lido, Johor.http//www.google.com. Di akses tanggal 27 September 2007
Tjitrosoepomo, Gembong. 2005. Taksonomi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar